Perjuangkan Hak Penyintas PASIGALA, Para Aktivis Gelar Nonton Bareng dan Konsolidasi

0
61
Suasana Nonton Bareng dan Konsolidasi Untuk Penyintas PASIGALA Yang Digagas Oleh Sulteng Bergerak Bersama Organisasi dan Komunitas Yang Ada Di Sulteng

Palu, Scientia—Kolaborasi untuk memperjuangkan hak-hak Penyintas Palu, Sigi, dan Donggala (PASIGALA) terus dilakukan oleh beberapa kalangan. Mereka terus mengupayakan dan mendorong pemerintah untuk memberikan hak para Penyintas.

Para aktivis NGO, seniman, mahasiswa dan pemerhati lingkungan menyelenggarakan nonton bareng dan konsolidasi untuk memperjuangkan hak-hak penyintas di di lapangan radio nebula, JL. Mesjid Raya Palu, Selasa (17/3).

Organisasi yang terlibat diantaranya Sulteng Bergerak, Himpunan Mahasiswa Sosiologi, Himpunan Mahasiswa Administrasi Publik, Indonesia Bangkit, WALHI Sulteng, YTM, SMIP Sulteng, Culture Project, Arus Tengah, Polisi Tidur, Nebula, Carabean Bunglon, dan Aliansi Korban Bencana Bersatu.

Kordinator Sulteng Bergerak Adriansah Manu, membuka acara sekaligus mengajak semua peserta yang hadir untuk ikut bersama memperjuangan hak-hak penyintas. Karena katanya, sampai saat ini hunian yang layak, jaminan hidup, dana stimulan, dan perlindungan sosial bagi penyintas belum memadai.

“Acara ini untuk menggalang persatuan diantara kita semua dalam menuntut hak penyintas kepada pemerintah yang sampai kini belum juga dilaksanakan. Apalagi pasca bencana masih ada penyintas yang masih tinggal di tenda pengungsian,” kata Adriansah.

Sementara itu, terkait isu Virus Corona (Covid-19), Adriansyah mengajak masyarakat untuk menerapkan hidup sehat. Mulai dari diri sendiri, keluarga, dan lingkungan. Sementara itu, katanya, minta juga kepada pemerintah layanan kesehatan yang mamadai.

“Terkait Isu Virus Corona, saya mengajak masyarakat untuk hidup sehat dan meminta kepada pemerintah untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada penyintas di hunian sementara dan di tenda-tenda. Sebab, kondisi pengungsian mereka saat ini kurang bersih dan rentan terhadap penyakit,” tambah Adriansah.

Dalam dialog tersebut Amir DM selaku penyintas, mengajak mahasiswa untuk menyuarakan aspirasi mereka yang selama ini masih kurang diperjuangkan oleh mahasiswa. Sebab, mahasiswa adalah agen perubahan yang bisa menyuarakan aspirasi penyintas dalam memperjuangkan hak-hak mereka. RFL

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here