Ratmia Arbie: Prioritaskan Perempuan Dalam Situasi Pandemi Covid 19

0
148
Ratmia Arbie
Ratmia Arbie, Mahasiswi Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Tadulako

Palu, Scientia—Kaum perempuan, terutama yang sudah berkeluarga, seyogyanya mendapat prioritas dimasa pandemi Covid-19 ini, karena mereka mempunyai peran ganda, yaitu pekerja diluar (buruh) dan mengurus rumah tangga.

Demikian pemaparan Ratmia Arbie, salah satu mahasiswi Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Tadulako dalam memperingati Hari Kartini tahun ini detengah pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) oleh Pemerintah, Kamis (23/04) di Palu.

Baca Juga: Asnani: Sebagai Pedagang Garam Saya Hanya Bisa Pasrah

“Beberapa wilayah di Indonesia tengah menerapkan PSBB. Ini membuat beberapa perempuan seperti buruh tani, atau pun pengungsi mengalami penurunan ekonomi karena mereka dirumah saja. Kondisi ini membuat kaum perempuan bingung mengatur pengeluaran dan pemasukan sejak wabah virus ini menyebar luas,” Kata Ratmia.

Baca Juga: Cegah Corona Kades Bolandangko Bentuk Tim Relawan

Ia menambahkan, meski demikian, masih ada yang tetap bekerja di luar rumah karena tuntutan tugas maupun himpitan dan desakan akan kebutuhan yang harus dipenuhi.

“Ada sekitar 70 persen pekerja perempuan di sektor kesehatan dan sosial. Seperti tenaga medis yang saat ini menjadi garda terdepan dalam mengangai wabah covid-19 sebagaimana yang diberitakan banyak media. Beban yang mereka hadapi semakin berat akibat dari wabah virus corona. Bukan hanya terkait perlindungan terhadap pekerjaan, kini mereka juga mengalami kesulitan untuk mendapatkan alat pelindung diri (APD) seperti masker dan pembersih tangan,” Tambah Ratmia.

Selain itu, Ramia juga menjelaskan bahwa tantangan kaum perempuan di garis depan dalam penanganan Covid-19 adalah antara susah membagi waktu untuk beristirahat karna menjaga keberlangsungan hidup seorang pasien, dengan menjaga kesabaran dalam menghadapi tantangan hidup yang membutuhkan energi ekstra.

Ratmia menegaskan akan peran penting perempuan ditengah pandemi covid-19. Ia berharap ada prioritas bagi mereka dari Pemerintah untuk perlindungan sosial.

“Untuk seluruh perempuan di Indonesia, tetap semangat dan panjang umur,” Tutupnya. (RFL)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here